22. Peri Yang Tertukar

1158 Words

Tidak butuh waktu lama bagi Alula untuk membereskan ular raksasa itu, dengan tawa bangga peri cantik itu terus memenggal raksasa itu menjadi potongan potongan kecil. "Alula… Dia menjadi sadis sekali," pekik Puca. "Apa kamu yakin dia adalah Alula? Jika ternyata yang dominan adalah Alila bagaimana?" tanya Saidon ikut miris. "Tapi yang menghilang jasadnya Alila, tentu saja dia adalah Alula," jawab Puca. "Ayo kita dekati Alula," pinta Saidon. Puca langsung merubah diri menjadi yang besar lagi dan Saidon naik ke punggung Puca. "Alula, ayo kita pergi," ajak Saidon. "Sebentar, aku harus menghancurkan semuanya," tolak Alula. "Kan sudah mati, untuk apa lagi kamu menyiksanya," sergah Saidon. Alula langsung menatap Saidon dan menghentikan mengayuh pedang. "Saidon, kamu lihat baik - baik dua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD