Setelah banyak pikiran yang mengarungi, putri Liana memilih untuk pergi ke kamarnya guna mengistirahatkan jiwa yang lelah dan mental yang kacau hari ini. Ia mengingatkan dirinya untuk lebih berfikir lagi dalam bertindak, dan lebih berhati-hati dalam memilih teman beserta lingkungan. Rasanya ingin menangis lagi ketika banyak kebodohan yang ia lakukan, tak pernah terbayangkan olehnya bahwa ia akan diperlakukan seperti ini. Putri Liana memilih untuk melupakan sejenak masalah hari ini, ia hanya berdoa agar waktu cepat berlalu begitu juga dengan ingatannya yang secepatnya ingin ia hapus agar segera pergi rasa gundah di hatinya. Sampai terbesit di otak cantiknya untuk mencari dukun agar segera menghapus semua ingatannya di hari ini, karena putri Liana tak pernah main main dengan apa yang membu

