25. Hilangnya Keabadian Peri Pelindung

1073 Words

Saidon sangat murka, apalagi ketika Puca sudah tidak lagi bisa bergerak. Tidak terasa air mata Saidon mengalir deras. Saidon segera berlari ke arah Naga Raksasa, ikut melawan membantu Alila yang memang sudah kerepotan. "Kenapa kamu kemari? " teriak Alila. "Ini satu - satunya cara untuk bisa membunuh Penguasa Kegelapan. Sebaiknya kamu bawa Puca pergi dari sini dan segera obati dia sebelum semuanya terlambat, " jawab Saidon tegas. Alila melirik ke arah Puca yang terkapar, hatinya yang separuh milik Alula terasa terbakar oleh rasa sakit. "Baiklah, " jawab Alila patuh. Kini Saidon melawan Naga Raksasa sekaligus Penguasaan kegelapan, entah kekuatan dari mana tetapi dia kini benar - benar sangat kuat. Ketika Naga Raksasa sudah tersudutkan, tiba - tiba Naga itu menyemburkan bola api

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD