Zara menangis. Zein kembali mengalami kejang. Nadin dan Bu Dewi melihat ke arah kalender. Lima hari lagi purnama akan datang. Jika mereka tak mampu mengeluarkan roh dari tubuh Zein, maka Zein akan meninggal. "Lima hari lagi, Zara. Kalau roh itu tidak keluar. Nyawa Zein dalam bahaya." Kata Dewi. Zara menangis, baru saja kebahagiaan hadir, tetapi malah takdir membuat lelucon terhadapnya. "Lalu aku harus bagaimana? Aku gak bisa kehilangan dia." Ucap Zara menangis sejadi-jadinya. Nadin memeluk Zara dan mencoba menenangkannya. "Nadin, Zara. Gimana keadaan Zein?" Alisa yang baru saja datang melihat Zara menangis dalam pelukan Nadin. "Zara, Nadin. Kalian harus mencari tahu roh siapa itu. Kita tidak bisa diam saja." Ucap Bu Dewi. "Kita harus mulai dari mencari tahu roh siapa itu. Siapa oran

