Dendam Seorang Arwah

1191 Words

Nadin mulai melihat kembali foto-foto yang dia ambil kemarin. Dia tak mampu menjelaskan apa yang dia pikirkan. Nadin beranjak pergi karena saat ini dia akan mengantar Zara dan Zein ke bandara. Baru beberapa langkah pergi, Nadin mendapat sebuah telepon. "Nadin, aku dan Zein tidak jadi pergi sekarang. Mama Zein meninggal dunia. Kami menunda kepergian kami untuk saat ini." Ucap Zara di seberang telepon. "Aku turut berduka cita. Aku akan segera ke sana." Ucap Nadin lalu menutup telepon. Nadin kemudian menghubungi Alisa dan Arya. Mereka ingin datang ke rumah duka. "Pak, sudah dengar? Mama Zein meninggal. Zara dan Zein tidak jadi pergi ke Jakarta." Ucap Nadin di telepon. "Apa? Kalau begitu sebentar lagi saya jemput kamu. Kita ke sana." Kata Arya. Menunggu beberapa menit Arya datang dan me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD