ATHAYA 16

814 Words

Azka memasukan motornya kepekarangan rumah, disampirkannya tas sekolah dibahu tegapnya. "Azka pulang,"Azka berjalan dengan santai memasuki rumah yang minimalis tersebut. Seorang wanita paruh baya yang tengah membaca majalah, menengok kearah anak laki-lakinya itu. Azka duduk disebelah wanita tersebut, Ghina tersenyum manis kearah Azka. Ditariknya Azka untuk duduk lebih dekat dengannya. "Gimana?" Azka langsung memasang wajah malasnya, setiap kali ia pulang pasti mamanya selalu menanyakan tentang perkembanganya dengan Athaya, itu adalah hal pokok bahasan yang sangat Azka hindari. Azka merasa menjadi robot yang hanya dijadikan pemanfaatan dalam masalah masa lalu Ghina. "Ma, Azka berhenti aja ya, Azka gak mau ngebohongin anak orang,"laki-laki itu memberi tatapan sendunya kepada Ghina.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD