ATHAYA 24

904 Words

Athaya menengok kearah luar pintu ruangannya, infus tertancap ditangan kanannya, yang ada didalam ruangan hanya Ardhan, sedangkan Aroon tengah berada dalam perjalanan. Sedari tadi Athaya menghubungi Azka, tapi laki-laki itu tidak menjawab telepon dari Athaya. Perasaan gadis itu sekarang sudah benar-benar tidak enak. Sikap Azka kian hari makin aneh, Azka akhir-akhir ini sangat sibuk sekali, dihubungin saja jarang dibalas. Bukan karena Athaya ingin mengemis perhatian dengan lelaki itu, tapi bahkan Athaya sekarang sedang butuh penyamangat disaat ia sedang down. "Lo kok bisa jatoh?" Ardhan duduk dikursi sebelah Athaya dengan santai, Athaya mencibir,"Kek gimana lagi, tu toilet licin." Ardhan mengambil Apel di atas nakas, lalu mengupasnya, Ardhan mengangguk-anggukan kepalanya,"Gue bilang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD