22

1064 Words

Usai menyetrika pakaiannya lelaki itu terlihat mengenakannya dia berdiri dan mematut dirinya di kaca yang ada di ruang makan lalu menyisir rambut. "Setelah kau suruh aku untuk mengurus makanan dan pakaianku sendiri... apa lagi yang akan kau lakukan?" "Akan kupasrahkan sisanya kepada Allah," jawabku dengan santai. "Tidakkah kau sadar bahwa sikapmu yang seperti ini akan membuatku semakin jauh darimu." "Keputusan ingin tetap dekat atau menjauhi itu adalah hakmu aku tidak bisa mempengaruhinya sedikitpun seperti halnya keputusan saat kau berhubungan dengan wanita itu...." "Kenapa kau selalu menyentil tentang dia setiap kali kalimat terlontar di bibirmu." "Memang agak sensitif ya ... tapi karena wanita itu hubungan kita jadi hancur. Aku tahu kaulah yang bersalah dan wanita itu jadi korba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD