73

1075 Words

Mungkin karena sudah kuhajar sampai babak belur, hingga hidung dan mulutnya berdarah Wanita itu sudah tidak berdaya dia terkapar di mobilku dan hanya bisa menangis Tadi penampilannya sangat cantik dengan rambut yang sudah dicatok, wangi elegan dan terlihat seperti orang kaya, tapi sekarang dia berantakan sekali seperti habis tercebur dari dalam kuah sayur. Dia menangis, mungkin kepalanya pusing, dia merintih dan kesakitan. Sesampainya di apartemennya, aku menyeretnya kembali melewati pos security. Ada dua security yang sedang berjaga di sana dan mereka hanya tercengang begitu melihatku lewat dan menyeret wanita itu. "Bu, ada apa?" "Aku mau mengantar pelakor ini ke hadapan suamiku yang sudah menginap di apartemennya sejak beberapa hari terakhir!" "Kenapa begitu Bu?" Security itu menc

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD