Tiga Puluh Lima

1761 Words

Suasana kantor Sweet Moments pagi ini, tidak seperti biasanya. Jam operasional kantor bahkan baru dimulai satu jam yang lalu, namun keriuhan di tiap-tiap meja sudah terdengar silih berganti. Mulai dari divisi acara musik, yang tak henti berteriak pada satu sama lain, menanyakan apa artis-artis ibukota yang akan mengisi konser atau bahkan acara pemerintahan sebagai bintang tamu mampu memenuhi permintaan. Disusul divisi acara formal, yang silih berganti keluar masuk ruangan membawa berbagai macam tumpuk kertas sembari tak henti bicara melalui telpon. Divisi acara pernikahan tak kalah ricuh. Tiga tim yang ada masih memiliki projek masing-masing. Walaupun Ardi dan Hendra membuat kebijakan tegas agar, ketiga tim memfokuskan pekerjaan mereka untuk mengurusi pernikahan Tamara dan Mario. Tetap sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD