Jalan Tikus

1331 Words

Malam ini aku tidak bisa tidur. Kepalaku pusing memikirkan semua masalah yang menimpaku. Bude dan Pakde akhirnya menginap di rumah karena kedatangan Pak Rozaq membuat mereka urung meninggalkanku sendirian. Mereka memaksaku untuk kembali ke pondok esok hari. “Sini biar Bude yang bantuin kamu beres-beres. Besok kamu harus bangun pagi-pagi. Bude takut lelaki itu datang lagi ke sini, lebih baik kamu tinggal di pondok saja. Di sana lebih aman karena orang asing tidak akan bisa masuk ke pesantren.” Bude Yuli mengambil paksa ransel dari tanganku. “Biar Fia saja, Bude. Fia bentar lagi juga lulus. Enggak perlu bawa banyak barang.” Aku mengeluarkan beberapa benda yang sudah dimasukkan bude. “Segini sudah cukup, Bude.” Aku menutup resleting tas kemudian meletakkannya di ranjang. “Barang-baran

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD