Bertengkar

2165 Words

Bizar: Bertengkar Dominiq tidak berhenti mengerucutkan bibirnya. Sepanjang kugandeng tangannya memasuki sebuah gedung—tempat pertunangan salah satu temanku diadakan. Sengaja aku membawa Dominiq, akan aku perkenalkan kepada orang-orang bahwa dia adalah wanitaku. Benar, kan? Dia wanitaku. Milikku. Meskipun hubungan kami belum resmi. Tapi aku memiliki keyakinan bahwa perempuan itu juga tertarik denganku. Atau... bahkan sudah jatuh cinta kepadaku? Haha. Tidak. Aku tidak ingin menyimpulkan secepat itu. Dia masih saja kelihatan ogah-ogahan saat kudekati. Yang membuatku yakin adalah: Dominiq tidak menolak saat kucium. Apa aku salah mengatakan ini? Selama ini aku tidak pernah sembarangan mencium seorang perempuan! Baru Dominiq yang membuatku nyaris tidak waras. Karena kejadian kemarin, a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD