David memalingkan wajahnya ketika Jia Li memberikannya sepotong buah. Sudah berkali-kali Jia Li mencoba menyuapinya makanan namun selalu ditolak oleh David. Pria itu keras kepala, tidak mau makan dan sekarang dia tidak mau bicara. Sungguh kekanakan. “Hei, jangan seperti anak kecil baru lahir. Makanlah sedikit supaya kau cepat pulang. Aku juga tidak mau lama-lama mengurusimu. Atau aku akan menugaskan bodyguard-ku untuk menyuapimu,” ancam Xiao Yi. David mencibir. Sejak berada di rumah sakit ia senang sekali merepotkan orang. Bersikap manja atau menyuruh-nyuruh membeli atau mengambil sesuatu yang tidak penting. Ia merasa kembali ke masa lalu saat di mana dia selalu manja dengan orang disekitarnya. Meski terkenal manja David juga sangat sombong dan arogan. Namun seiring berjalannya waktu

