57. Lensa Wartawan

1039 Words

Sean mencoba menenangkan diri. Mingmei menunduk sambil meremas tangannya. Ia takut Sean marah besar padanya. “Ini semua salahku. Aku memecahkan gucinya ketika kami bertengkar dan dia merebut mutiara itu sebagai bayaran gucinya,” jelas Mingmei. Ia benar-benar takut meliat kemarahan suaminya saat itu. Bagaimana pun juga dia sudah berusaha merebut kembali mutiara itu namun Hong memukulnya. Bahkan ia pingsan karena benturan yang cukup keras menghantam kepalanya. Beruntung ia tidak sampai gagar otak dan dilarikan ke rumah sakit. Hong benar-benar marah, dia tidak pernah berpikir sebelum bertindak. Mingmei tahu sifat suaminnya yang begitu kasar karena  cemburu. “Di mana pria b******k itu sekarang?” tanya Sean kini sudah berdiri dari tempatnya. “Dia pergi ke luar kota. Aku tidak tahu kapan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD