Rio menyerahkan beberapa berkas yang harus Bara tanda tangani. Ia menunggu dengan sabar, karena--seperti biasa--Bara sedang memeriksa satu persatu berkas yang ia serahkan. "Oh ya, Pak Rio, bagaimana dengan sekretaris untuk Paman saya? Apakah sudah ada kriteria yang cocok?" tanya Bara, yang tentu saja teringat dengan Yoga di gedung sebelah. "Alhamdulillah sudah saya temukan yang cocok dan bisa dipercaya, Pak Bara. Insya Allah besok orangnya akan datang dan akan langsung saya perkenalkan pada Pak Yoga," jawab Rio. "Alhamdulillah. Kalau begitu mulai besok Pak Rio akan bisa pensiun mondar-mandir di dua gedung berbeda," Bara tampak senang. Rio pun tertawa pelan. Bara memang selalu saja membuatnya tertawa. Bekerja dengan Bara sangatlah tidak menjenuhkan. Pembawaan Bara yang serius tapi tetap

