Dahlia akhirnya telah diperbolehkan pulang. Hari itu--sepulangnya Dahlia dari rumah sakit--akan segera dilakukan perencanaan untuk menyelenggarakan acara syukuran atas kehamilan Haura, oleh Keluarga besar Brawijaya. Si penguntit--orang suruhan Binar--terus memantau keadaan yang ada di dalam keluarga tersebut, dari luar gerbang. Ia kembali memberitahukan semuanya kepada Binar melalui telepon. "Apa??? Dahlia dan Dian tidak diusir oleh si tua Akmal??? Kenapa bisa begitu??? Bukankah seharusnya Akmal membenci mereka berdua sekarang, setelah tahu kalau Dahlia dan Dian adalah putri kandung Kinara???" murka Binar. "Saya tidak tahu, Nyonya Binar. Yang jelas, Akmal Brawijaya sepertinya tidak terpengaruh sama sekali dengan apa yang sudah anda sampaikan mengenai Ibu Dahlia dan Ibu Dian. Bahkan saat

