Kana memperhatikan deretan ruko yang bercat warna-warni itu. Arsitekturnya bergaya Victoria dengan banyak detail di bagian atapnya. Sebenarnya semua bangunan terlihat manis dan rapi tapi mungkin karena terlalu sepi dan gelap karena mau hujan, suasananya jadi menyeramkan. Di saat wanita itu mau menghubungi pemilik ruko, hujan besar tiba-tiba datang. Dengan menggerutu Kana terpaksa segera berlindung di bawah kanopi sebuah ruko bercat orange. Angin kencang mulai menyiram serpihan air hujan. Kana benar-benar menyesal karena turun di sini tadi, seharusnya dia mengikuti kata-kata pak supir tadi. “Haish, sekarang, walau berteduh, hujan terlalu deras sehingga aku tetap basah. Jika hujan terus deras seperti ini, aku akan basah kuyup sebentar lagi,” erang Kana kesal sambil menatap langit yang ter

