Chapter 29

1524 Words

"Fiuuuuuhh!" Jayadi menarik napas lega. Sedangkan Gaishan dan Fathiyah yang duduk berdempetan di sebelah Jayadi hanya mampu menarik napas sengsara setengah mati. "Bang, stop kek, mana badan Gaishan besar banget." Fathiyah mulai mencibir. "Tia," panggil Gaishan serius. "Hum?" "Berat kamu berapa kilo?" "Enam puluh kilo, kenapa?" "Kapan terakhir kali kamu timbang?" "Udah lupa." "Aku rasa kalau pulang, kamu harus timbang ulang." "Memangnya kenapa harus timbang ulang? Nggak ada hubungannya." "Ada," ujar Gaishan. "Apaan?" "Aku curiga berat badan kamu sudah naik dua puluh kilo," jawab Gaishan. Bugh! "Ouuugh!" Gaishan hampir putus napas saat Fathiyah menyikut ulu hatinya. "Ssshh!" Jayadi hanya bisa meringis ngeri, padahal bukan dia yang disikut. "Bicara lagi, aku lakban mulut kamu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD