Malamnya setelah Gaishan dan keluarga selesai makan malam, Gaishan duduk di pinggir ranjang sambil memegang ponsel. 'Tia, kamu udah makan malam?' Pesan terkirim. Sepuluh detik setelah pesan terkirim, jemari Gaishan gatal lagi. 'Makan gih. Jangan terlalu telat makan malam, nanti sakit.' Pesan terkirim lagi. Setengah menit kemudian, Gaishan mengirim pesan lagi. 'Kamu beneran udah selesai makan malam?' Gaishan menunggu balasan. Berharap bahwa dia segera mendapat balasan dari Fathiyah. Setelah satu menit tidak mendapatkan balasan, Gaishan mengetik pesan lagi. 'Tia, tadi kamu jago banget loh. Aku saja sampe pangling lihat kamu mukul wajah tukang copet.' Pesan terkirim. Gaishan berusaha untuk menunggu balasan pesan. Namun, sepertinya pesan - pesan yang dia kirim tidak akan dibalas

