Dua hari kemudian setelah Gaishan sembuh dari sakit karena kelelahan bekerja bolak - balik ke tempat penyelenggaraan perusahaannya, Gaishan seperti biasa, naik mikrolet. Busran dan Gea sudah hafal betul kebiasaan anak mereka selama dua bulan ini, jadi mereka diam saja, tidak banyak komentar. Mikrolet berhenti di depan Gaishan yang telah menunggu. Seperti biasa, Gaishan memberikan senyum terbaiknya ke arah Fathiyah. "Halo, Tia. Aku udah sembuh." Fathiyah melihat ke arah Gaishan, "Naik." "Ok," sahut Gaishan. Gaishan duduk di tempat biasa dia duduk, sedangkan Fathiyah seperti biasa, duduk di dasar mikrolet. "Bang Jay, sehat, kan?" tanya Gaishan. "Alhamdulillah, sehat. Kamu gimana? dua hari nggak ngasih kabar ke aku, aku khawatir loh," balas Jayadi. "Hehehe, dua hari kemarin badan t

