Chapter 25

1535 Words

Fathiyah melirik ke arah Gaishan, mulutnya masih penuh dengan daging bebek bakar. Merasa bahwa Fathiyah sedang melihat ke arahnya, Gaishan terkekeh ke arah Fathiyah. "Hehehehe. Aku kemarin kirim salah tekan nominal transfer, lupa satu nol." Jayadi menarik napas lega. "Aku kira kamu masih marah soal kemarin - kemarin." "Ah, Bang Jay, aku orangnya tidak suka marahan kok. Aku transfer yah sekarang, sekalian ongkos hari ini," ujar Gaishan. Dia mulai mentransfer uang ongkos. Jayadi mengangguk. Fathiyah mendekat ke arah Jayadi, "Bang, jadi hal penting yang Bajay mau bicarakan ini toh?" Jayadi melirik ke arah Fathiyah, dia terkekeh. "Hehehe. Iya. Ini hal pentingnya." Fathiyah hanya mampu mengembungkan pipinya bagai ikan buntal. Gaishan mengetik nominal yang sebenarnya. "Udah terkirim

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD