Tiga minggu telah berlalu. Gaishan masih tidur di kantor miliknya. Selama tiga minggu ini, Gaishan makan pagi di kantin kantor, atau jika dia tidak sempat, maka dia akan makan pagi bersama Jayadi dan Fathiyah di pinggir jalan. Lalu makan siang bersama, setelah itu makan malam bersama dan pulang. Seperti sekarang ini, Gaishan tak sempat sarapan karena dia bangun kesiangan. "Bang Jay," panggil Gaishan setelah dia duduk di kursi 'miliknya'. "Ya, ada apa, Gaishan?" sahut Jayadi yang mulai menginjak gas dan mikrolet berjalan meninggalkan kantor Gaishan. "Bang Jay dan Tia udah sarapan?" tanya Gaishan, dia melirik ke arah Jayadi dan Fathiyah bergantian. "Udah," jawab Jayadi. Fathiyah yang duduk di dasar mikrolet melirik ke arah Gaishan. "Memangnya ada apa? Kamu belum sarapan?" pertanyaan

