FUTSAL DAN TRAGEDI

1219 Words

Waktu sudah menunjukkan pukul 17.30 WIB. Namun Ayana masih berada di kantornya. Biasanya ia sekarang sudah sampai rumah atau masih terkena macet di jalanan. Tadi pagi Adit berjanji akan menjemputnya dan memintanya untuk berangkat bersama ke rumah saudara mereka yang akan menyelenggarakan acara syukuran kelahiran keponakan mereka. Ayana sudah mencoba berkali-kali menelpon adeknya tersebut. Namun tidak ada satupun yang dapat tersambung. Ia mulai panik karena acara tersebut akan dimulai selepas isya dan Adit juga tidak ada kabar hingga sekarang. Ponselnya pun berbunyi dan panggilan tersebut berasal dari ibunya. “Assalamu’alaikum, Bu,” ucap Ayana. “Wa’alaikumsalam, Ya. Kamu dimana?” tanya Nayla “Ini Yaya masih di kantor, Bu. Yaya masih nunggu Adit jemput,” ucap Ayana. “Adit sudah kamu hub

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD