“AVA!” teriak Arka dengan mata bergetar Ava membulatkan matanya kala melihat sebuah pisau mengenai jantungnya. Rasanya sakit sekali, sungguh. Ava bahkan tak mampu mengeluarkan satu katapun. Tepat saat itu juga, beberapa mobil polisi datang. Wanda dan beberapa polisi yang sudah ditelepon Ava sebelumnya datang bersamaan. Orang-orang itu ditangkap. Sedangkan Arka berusaha bangkit untuk menghampiri Ava—istrinya. Air matanya tak berhenti mengalir. Wanda berlari cepat menghampiri pria yang menusuk Ava, namun sebuah mobil datang dengan cepat dari arah kanan, menabrak tubuh Wanda hingga wanita itu terpental jauh ke tepi jalan. Arka membulatkan matanya, tentu saja kejadian itu ia menyaksikannya dengan matanya sendiri. Setelah memastikan Ava di masukan ke dalam mobil, pria itu berlari menghampir

