Skrip-20

1286 Words

Arka mengucak matanya. Cahaya matahri mengintip dari balik jendela. Setelah salat subuh tadi, Arka kembali tertidur sampai ia kesiangan. Jam sudah menunjukkan pukul 8 pagi. Ia berjalan menuju kamar mandi untuk mandi. Setelah mandi, Arka mengeringkan rambutnya yang basah. Sebuah bau harum menyapa indera penciumannya. Seperti bau roti bakar. Pria itu keluar kamar dan turun menuju lantai utama. Ia bisa melihat Ava yang tengah sibuk di dapur. Arka mengernyit. Ia berjalan menghampiri Ava yang sibuk mengoles selai ke atas roti bakarnya. Gadis itu menyadari kedatangan Arka. “Pagi, Pak.” “Pagi,” kata Arka. Ia menatap ke arah roti bakar yang ada di atas meja. Ia tidak menyangka Ava akan membuatkannya sarapan. Pria itu tersenyum, lalu meraih roti bakar itu. belum sempat tangannya menyentuh piring,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD