Ava mengikat rambutnya, lalu menutupinya dengan penutup kepala yang ada di sweaternya. Ia keluar dari tenda, kemudian menelusupkan kedua tangannya ke saku celana karena suasana yang lumayan dingin. Mungkin karena berada dipesisir pantai. Ares yang melihat Ava yang baru keluar langsung menghampiri gadis itu. Tangannya membawa secangkir cokelat panas yang sengaja ia buatkan khusus untuk Ava. “Cokelat panas?” tawar Ares sambil tersenyum. Ava ikut tersenyum. “Sure.” “Duduk di sana, yuk, Va,” tawar Ares sambil menunjuk ke arah kursi yang ada di area api unggun. Di sana juga sudah ada Bunga yang tengah mempersiapkan diri menjadi MC acara. Ava duduk di sebelah Ares sambil memegang segelas cokelat hangat. Matanya beralih pada sosok yang kini sedang menatapnya dari kejauahan. Ya, dia Arka … pria

