CEO TAMPAN DAN GADIS MISKIN 102. ** Dahi Andrew berkerut saat Steven mengajaknya keluar kamar perawatan. "Andrew." "Pa. Siapa pelakunya?" Andrew secara to the point bertanya karena merasa penasaran sekaligus marah. Siapa yang tidak marah saat orang yang di cintai hampir meregang nyawa. Pisau yang tertancap di punggung Karina tidak bisa di lupakan nya bersamaan banyaknya darah keluar. Steven menarik napas gusar. Dia menatap putra nya dalam-dalam. "Pelakunya Jerry." Andrew mengernyitkan dahinya. Dia tidak kenal siapa Jerry. "Siapa dia, Pa?" Steven kembali menghela napasnya. Dia lalu menepuk bahu Andrew dan menyuruhnya duduk. "Dia anak pengusaha terkenal dan suka berfoya-foya. Sama sepertimu dia juga seorang pengusaha. Lebih parahnya lagi ayahnya mafia. Jadi lebih baik ja

