CEO TAMPAN DAN GADIS MISKIN 101 ** Ahmad terlihat cemas ketika Zia mengatakan kalau dia sudah berada di depan kampus nya, Universitas Islam Madinah. Ahmad terlihat gugup untuk menjumpai pujaan hatinya. Apalagi di sini adalah Madinah yang mempunyai syariat islam kental. "Ada apa, Ahmad?" sapa Farhan teman Ahmad satu fakultas yang juga warga Indonesia. "Anu ..." "Kamu terlihat gugup, Ahmad. Ada hal apa?" "Zia datang menemui ku. Mau kah kamu menemaniku bertemu dengannya?" "Zia? Siapa?" Farhan tampak berpikir beberapa saat. Dia lalu melihat wajah Ahmad. Sebentuk senyum terukir di bibir Farhan. "Apa dia perempuan spesial?" Wajah Ahmad memerah karena tidak bisa menyembunyikan rasa malunya. Ahmad tertunduk sebentar menyembunyikan wajahnya karena di tanya Farhan. Dari gestur Farhan

