Mengenal

1016 Words
Januari 2017 Patah hati bukan perkara sepele, bayangkan saja Seseorang yang mengalami patah hati tidak bersemangat untuk melewati hari-harinya. Ia cenderung tidak nafsu makan dan lebih memilih rebahan tidak jelas. Begitu pun dengan Nazeef Arlando, ia harus rela melepaskan cinta pada seorang perempuan kewarganegaraan thailand yang berkuliah di Singapura. Padahal Nazeef begitu sangat mencintainya, ia adalah perempuan yang mampu membuat Nazeef menjadi bukan dirinya sendiri. Namun bagaimanapun Nazeef harus melepaskan dirinya, perbedaan agama adalah hal yang paling mendasar. Perempuan itu tidak mau meninggalkan agamanya begitupun Nazeef sehingga berpisah adalah jalan yang harus mereka pilih. Tidak berselang lama, beberapa bulan kemudian perempuan bernama Papai itu menikah. Meskipun sudah berpisah, Nazeef tetap merasakan patah hati yang amat mendalam. Ia benar-benar merasakan kekosongan jiwa. Ingin rasanya Nazeef lari dari kenyataan namun ia sama sekali tidak bisa. Suami Papai tidak jauh berbeda dengan dirinya, ia tergolong laki-laki smart dan juga pebisnis hebat. Ternyata mereka sudah lama kenal bahkan saat Nazeef masih menjalin hubungan dengan Papai. Nazeef tidak bisa berbuat banyak, ia harus menerima segalanya walau berat. Proses move on tidak semudah membalikkan telapak tangan, Nazeef membenarkan hal tersebut. Bayangkan saja, setiap kali ia melewati jalan dimana dirinya dan Papai sering melewatinya maka saat itu Nazeef mengingat sosok yang sudah menikah itu. Pokoknya tempat apa saja yang Nazeef datangi bersama Papai maka ia akan mengingat sosok Papai dengan perasaan aneh tentu saja. Ternyata ia belum merelakan Papai pergi dari hidupnya. Selama kuliah, Papai selalu menjadi sosok yang mensupport dirinya. Mereka berkenalan saat ada acara seminar internasional dimana penelitian Papai bisa mengharumkan nama jurusan mereka. Bahasa inggris yang lancar, gaya sederhana dan juga persentase yang membuat Nazeef terkesima. Boleh dikatakan Nazeef lemah terhadap orang-orang pintar. Pertama bertemu Nazeef sudah langsung jatuh cinta, ia mengejar Papai dengan sudah payah sampai semua usaha berhasil. Nyatanya tidak sampai 3 tahun hubungan mereka harus kandas. Berat badan Nazeef langsung berkurang beberapa KG, wajahnya berjerawat karena sembarangan makan bahkan tubuhnya sama sekali tidak terurus. Jangan kan itu, ia bahkan beberapa bulan tidak menyelesaikan penelitiannya sebagai syarat untuk kelulusan sekolah sarjana di Indonesia. Mama dan daddynya bahkan sudah angkat tangan dengan kondisi sang anak. Jam, hari dan bulan berlalu, Nazeer berusaha untuk bangkit kembali. Ia mulai melanjutkan penelitian yang sempat tertunda. Nazeef berhasil menyelesaikan pendidikan pada usia 24 tahun. Ia mulai mencari pekerjaan ke sana kemari. Padahal sang ayah memiliki link yang banyak, mudah bagi Nazeef untuk bekerja di perusahaan mana saja namun ia tidak ingin menggunakan nama ayahnya. Nazeef ingin berusaha sendiri sehingga ia memasukkan lamaran kerja di berbagai macam perusahaan. Tahap seleksi yang ketat membuat Nazeef berulang-ulang kali gagal. Sampai akhirnya ada satu perusahaan yang mau menerima dirinya setelah melewati berbagai macam seleksi. Nazeef mulai memperdalam kemampuannya. Perusahaannya bergerak dalam lingkup IT, khususnya pembuatan games. 20 Januari ia bertemu dengan perempuan yang tidak jauh berbeda dengan Papai, namanya adalah Mika. Ternyata kisah pertemuan mereka tidak jauh berbeda dengan sebelumnya. Nazeef dan Mika bertemu di perusahaan karena saat itu Mika sedang kunjungan dari universitas. Mika adalah seorang perempuan kewarganegaraan Indonesia, tidak jauh berbeda dengan Nazeef. Meskipun ia sudah bertahun-tahun tinggal dan menempuh pendidikan di Singapura tetapi kewarganegaraannya tetap Indonesia. Berbeda dengan adik-adiknya. Adik-adik Nazeef lahir di Singapura sehingga mereka memilih untuk berkewarganegaraan Singapura.  Sedangkan Mamanya masih berkewarganegaraan Indonesia. Mika adalah gambaran Tipe Nazeef, namun kali ini berbeda. Nazeef tidak mengejarnya seperti Papai, namun Mikalah yang memberikan sinyal-sinyal. Nazeef yang awalnya tertarik maka akan menerima sinyal tersebut. Berhari-hari mereka melewati segalanya, Nazeef berusaha memberikan kebahagian kepada Mika. Berhubung Mika tinggal sendiri dan hanya mengandalkan beasiswa, maka Nazeef berusaha memenuhi kebutuhan Mika yang lain. Jujur saja, Nazeef tidak masalah. Apapun yang diminta oleh Mika ia akan memberikannya. Namun tidak semua bisa Nazeef berikan, jika tidak sesuai dengan kadar keuangannya maka Nazeef tidak bisa memberikannya. Contohnya saja Mika meminta ganti mobil dengan mereka yang lebih keren dan harganya lebih mahal lagi, Nazeef sama sekali tidak memberikannya. Beberapa waktu kemudian, Mika mulai berubah. Ia menjadi mulai berpakain buka-bukaan. Tidak seperti semula yang Nazeef kenal. Namun Nazeef tidak melarangnya, ia berpikir toh mungkin memang sedang trennya. Jujur saja ia sama sekali tidak suka, bukan karena Mika tidak menarik. Bahkan ia menarik dan berulang-ulang kali membuat hasrat Nazeef terpancing. Setiap selesai berjumpa, Nazeef selalu mandi air dingin karena memang ia terpancing. Entahlah, Nazeef tidak tahu sampai kapan dirinya bisa bertahan. Bahkan kalau di pikir-pikir mereka hampir pernah berhubungan, namun segera mungkin Nazeef menghentikan segalanya. Wajah Mama dan Adiknya berputar-putar dalam kepalanya, sama saja ia mengecewakan sang Mama jika sampai berbuat demikian. Akhirnya Nazeef memutuskan untuk melamar Mika. Lamaran Nazeef ditolak karena Mika ingin Nazeef untuk mendirikan perusahaan terlebih dahulu. Ia tidak mau Nazeef menjadi karyawan di sebuah perusahaan. Padahal gajinya sangat lumayan, saking cintanya Nazeef berusaha memenuhi permintaan Mika. Ia memutuskan untuk berhenti bekerja dan akan memulai usaha di Indonesia. Nazeef memilih negara Indonesia karena dirinya dan Mika kewarganegaraan di sana. Apalagi ia memiliki 2 teman yang tinggal di Indonesia juga sehingga akan lebih terbantu untuk membangun perusahaan start-up. Apa yang Nazeef lakukan semuanya hanya sia-sia belaka,  baru menginjakkan kaki di Indonesia setelah bertahun-tahun, ia malah mendapati Mika bertunangan dengan seorang laki-laki yang terlihat kaya. Nazeef bisa melihat semua itu, apalagi pesta pertunangan itu tidak biasa. Bayangkan betapa sakit dan hancurnya hidup Nazeef.  Jika dipikir lagi, Nazeef hidup di keluarga yang berada. Ayahnya cukup terpandang, hanya saja Nazeef tidak mau menggunakan nama Ayahnya. Ia memilih untuk berusaha sendiri dengan kemampuan dan kerja kerasnya. Padahal Ayahnya sudah menawarkan beberapa peluang yang cukup fantastik. 2 kali patah hati, bagaimana mungkin Nazeef akan percaya lagi dengan yang namanya perempuan? Padahal ia tidak pernah berniat main-main dengan perempuan manapun. Jika ditanya apakah tidak ada yang suka dengannya? Jelas saja jawabannya banyak. Ia bahkan menjadi salah satu incaran oleh perempuan-perempuan di kampusnya saat kuliah dulu. Sayangnya Nazeef bukan tipe orang yang mudah jatuh cinta, namun sekali jatuh cinta ia akan melakukan apapun untuk membuat pasangannya bahagia. Yahh walaupun ia tidak yakin akan bisa mencintai perempuan lagi atau tidak. Patah hati bukan berarti hari-hari Nazeef akan tetap berjalan di tempatnya sendiri, ia tidak mau mengulangi hal yang sama lagi. Sebisa mungkin tetap menjalani hidup meskipun rasa sesak itu ada.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD