“Lo kenapa? Pagi-pagi udah cemberut aja.” “Enggak kok, Mas,” jawab Sahara yang baru saja memandikan Rafali dan hendak memakaikannya baju. Fazio memang belum tahu jika kemarin Angel kembali ke kamar hotel mereka untuk meminta bantuan Fazio yang rasanya seperti sebuah alasan bagi Sahara. Melihat bahwa sang istri tidak ingin berbicara, Fazio mengangguk saja sambil menikmati sarapan yang diantar oleh pihak hotel karena rasanya pria itu sangat malas menuju restoran. Jika kalian mengira Fazio membiarkan Sahara mengurus Rafali seorang diri, kalian salah besar. Fazio sengaja makan lebih dulu agar nanti bisa menjaga Rafali saat Sahara bersiap-siap dan sarapan juga. Yah, walaupun itu sedikit tidak menyenangkan tapi itulah yang bisa dilakukan. “Hemm, Rafalinya udah wangi, tinggal sama Abi dulu y

