“Iya, Ma. Barga udah sampe di Bali.” “…” “Kemarin udah kecapekan, terus enggak sempat kabarin Mama. Iya—iya, enggak bakal telat makan. Oke, udah dulu, Ma.” Tut. “Cie, anak mami dicariin,” ejek teman Barga saat pemuda itu baru saja mematikan ponselnya. “Bodo amat dikatain anak mami, lo pikir yang bayarin hotel lo siapa?” tanya Barga sambil menatap temannya kesal membuat temannya itu tertawa. “Duh, maaf baginda Barga. Titip salam untuk Yang Mulia Ratu Arumi ya!” Barga mendengus kecil, pemuda itu lalu melihat ke arah jalanan yang mereka lalui. Saat ini dia dan kedua temannya sedang berada di Bali untuk liburan. Selain liburan, sebenarnya ada hal penting yang sedang pemuda itu cari. “Asik, gue udah enggak sabar mandi cok!” seru teman Barga, Alex yang sangat senang. Pria itu berasal d

