Sahara yang mendengar permintaan dari pelayan itu sedikit terkejut, dia tahu bahwa pakaiannya mungkin sedikit terlihat aneh di mata sebagian orang namun dia tidak menyangka bahwa dia tidak akan diterima seperti ini. "Mbak?" panggil pelayan itu lagi membubarkan pikiran Sahara. "Saya enggak bisa, mbak. Saya keluar aja,"jawab Sahara yang segera meningglkan restoran itu. Seperti manusia biasa yang memiliki perasaan, Sahara merasa sedikit kesal. Dia takut tidak bisa menahan lisannya sehingga memilih pergi dari sana. Rafali yang berada digendongan Sahara tiba-tiba bergerak heboh, bayi itu seolah berusaha mengatakan sesuatu walau tidak jelas lau kemudian tersenyum sangat manis. Sahara yang sebelumnya manyun, tiba-tiba tidak bisa menahan senyumnya saat mendengar celotehan sang putra. Sontak s

