Ambar menyuruh beberapa anak buahnya untuk bergegas mencari keberadaan anaknya. Ambar tentu khawatir dengan keadaan anaknya saat ini. Meski ia kerap mengatakan jika raka adalah anak badung dan lain sebagainya, tapi raka tetap anak satu satunya dan anak yang paling dia sayang. Ambar pun tak bersungguh sungguh mengatakan tentang perusahaan yang tidak akan jatuh kepada raka. "Bagaimana? Informasi apa yang sudah kalian dapat?" tanya Ambar pada anak buahnya yang di tugaskan untuk mencari keberadaan anaknya. "Informasi yang kami dapat, terakhir kali dia pergi ke lombok Bu." ucap sang anak buah. Alan yang saat itu ada di sebelah Ambar pun mendelik mendengar raka yang pergi ke lombok. "Apa yang dia lakukan di lombok Alan?" tanya Ambar pada alan yang kini nampak mengepalkan tangannya.

