Di sisi lain, Gendhis yang telah pulih, segera kembali ke kantor Satoe Hati. Bukan untuk menyelesaikan pekerjaan yang tertunda, melainkan untuk kembali membaca pesan-pesan antara Putra dan Rania. Semua yang bisa dijadikan bukti pun akhirnya di-screen capture oleh Gendhis. Usai demikian, hendak dikirimkannya hasil tangkapan itu melalui pesan sang pengacara. Beruntung, sebelum data dinyalakan, Gendhis mengingat ucapan Ganendra. Ya, ia tak boleh membuka data masing-masing ponsel korban laka lantas itu. Bagaimanapun juga, saat data ponsel dibuka, akan terekam jelas posisi keberadaannya. Lantas, bisa jadi siapa pun akan datang dan mengambilnya secara paksa. Akhirnya mau tak mau, Gendhis memotret semua bukti menggunakan ponselnya sendiri. Satu per satu bukti telah ia miliki. Bahkan, dari perc

