67. Nama Gendhis Sudah Diberangus

1976 Words

Sontak, Jatmiko membeliak. Kedua matanya memelotot ke arah Wati yang tengah mencuci piring pada sink di ujung ruang. Ia memejam, menahan gejolak dalam dadanya yang bergemuruh kencang. Melihat itu, Ambar mulai mengambil ancang-ancang. Wajah ayunya terlihat begitu cemas. Namun, ia masih bisa menjaga sikap di depan sang ayah. Setidaknya, ia harus bisa meredam kemarahan Jatmiko yang terpancing akibat ulahnya. "Yah, ceritakan sesuatu tentangku. Maksudku, tentang kelahiranku." Permintaan Ambar yang dikatakan dengan nada takut dan cemas, ditangkap oleh Wati dengan cepat. Ia tersadar akan apa yang baru saja ia katakan. Ia turut memejam, tepat setelah air yang dari keran berhenti membasahi kedua tangannya. "Anu, Mas. Maaf, aku lupa," pinta Wati sembari menoleh dan mengiba pada suaminya. Ambar me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD