BAB 48. Sabrina Butuh Rayya

1189 Words

Semua orang menoleh. Yudhis tersentak, dia langsung melepas kedua tangannya dari kaki Rayya. Tatapannya ketakutan pada Arjuna, yang sudah membentaknya barusan. “Mas Yudhis yang terhormat, kamu itu memang pantas dikatakan laki-laki pengecut ya. Kamu sudah berhubungan dengan Sabrina, tapi malah menghinanya seperti itu. Kalau kamu memang masih seorang laki-laki, seharusnya bertanggung jawab pada Sabrina, nikahi dia. Bukan malam masih merayu Mbak Rayya. Apa kamu sudah nggak punya harga diri?” Arjuna menatap lekat pada Yudhistira. Semua orang yang tadi melihat jijik pada Sabrina dan Yudhistira, sekarang melihat Arjuna seraya mengangguk-angguk. Mereka semua setuju dengan ucapan Arjuna. Yudhistira menunduk, tapi dia mengangguk sekali—pelan. “Baik, Pak Arjuna.” Lalu menoleh pada Sabrina yang se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD