"Kenapa kamu gak kasih bukti vidio itu tadi?" tanya Andra saat mereka telah melaju kurang lebih setengah jam lamanya. Kinan menoleh. Sejak tadi dia hanya diam, dan Andra juga tak bicara. Pria itu seolah membiarkannya merenung, dan tenggelam dalam pikirannya. "Aku sengaja. Biar aja lah, aku juga gak berniat memiliki rumah itu." Lalu tatapan Kinan menjadi tak enak hati. "Tapi karenanya nama kamu juga jadi buruk, maaf," ucapnya penuh penyesalan. "Aku gak terlalu peduli perkataan orang lain." Kinan menghela nafasnya. "Aku janji aku bakalan balikin lagi nama baik kamu. Tapi sebelum itu aku juga membutuhkan satu bukti lagi, biar ini semakin kuat." "Apa maksud kamu?" "Rekaman Azka gak sampai masuk ke kamar. Jadi bisa saja mereka mengelak kalau kita tetap berhubungan di dalam kamar. Tapi k

