KAMU TAK MAU?

1001 Words

“Aku mulai berani membuka mata ketika Shaun sudah tidak butuh biayaku. Saat itulah aku melihat kamu. Aku menanggung semua biaya adik-adikku bukan bukan karena baba tidak mampu membiayai. Tapi aku sudah bertekad sejak SMA. Aku bilang sama Bunda dan baba biaya kuliah adik-adik aku itu aku yang tanggung.” “Cukup mereka membiayai kuliah aku. Biaya adik-adik aku biar aku yang bayarkan. Itu tekad aku ketika mereka bilang akan mengkuliahkan aku di Singapura selepas SMA kelak.” “Aku tidak mau mereka susah payah untuk adik-adik aku. Jadi sejak di Singapura pun aku sudah membayar sebagian biaya aku sendiri. Aku membayar biaya hidupku sendiri dan membayar biaya kuliah Sashi.” “Saat itu Sashi kuliah di Indonesia. Selesai S1 baru dia ke Berlin, dua bulan setelah menikah jadi dia menikah dipercepat k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD