“Nah itu pengacara saya datang. Biarkan dia yang akan mengurus kamu. Sekarang saya akan pergi. Saya minta copy rekaman pengakuan ini untuk saya berikan pada ibu saya dan calon istri saya. Mereka langsung marah dan meninggalkan saya begitu tahu ada seorang perempuan yang mengatakan dia mengejar saya sampai ke Indonesia dan dia bertanya apakah saya tidak rindu padanya dan pada anak kami. Itu sangat menusuk ibu saya padahal minggu depan kami akan mengadakan acara lamaran,” jelas Erick ketika pengacara yang dia hubungi tadi telah datang. Tentu saja HRD kaget mendengar Erick akan lamaran padahal bukan lamaran Erick tapi lamaran Gilang. Cuma Erick bilang akan ada lamaran. Manager HRD juga melihat di CCTV bahwa memang ada ibunya Erick tapi tidak melihat saat itu ada calon istri Erick, di rekama

