Pesona El-Rafan

1244 Words

"Zayn nangis kagak, ya? Tapi gue laper banget pengen makan bakso cuanki." Maika membuka ponselnya. Matanya langsung membulat ketika mendapati jam di ponselnya menunjukkan pukul 15.58. "Eh mati dah gue, udah jam 4. Kak Rafan auto udah balik ini mah," rutuk Maika kesal pada dirinya. Untungnya dia masak lebih awal hari ini. Jadi untuk urusan makanan sudah aman tentram. Pantas saja tadi pagi dia punya feeling untuk masak lebih awal. Coba kalau dia nunggu masak pas Zayn habis tidur. Beuh, bisa habis dia. Suaminya mau dikasih makan apa coba? Mana pipinya jadi memar. Haish! Gara-gara cowok kurang ajar. Dia jadi harus mikir keras. "Bang beli bakso cuanki, 4 bungkus ya. Sambel sama saosnya dipisah!" "Naha ini kayak suara Neng Maika?" Ya ini emang gue, Bang. Batin Maika. "Maika siapa? Emangnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD