Masalah Narisa

1809 Words

"Gue gak tau lagi, Mai harus minta bantuan siapa. Bapaknya anak ini gak mau tanggung jawab." Maika menatap Narisa yang kini menangis bersimpuh di kakinya. Gadis itu masih membiarkan Narisa bercerita. Kalau ini orang lain. Maka mereka akan mengata-ngatai Narisa karena ibunya sudah begitu sering melukai Maika dengan perkataannya. "Kalau sampai Mama gue tau. Lo tau sendiri, dia pasti bakal nyuruh gue gugurin bayi ini." Lagi-lagi Maika tidak membalas perkataan Narisa. Dia hanya menatap saudara sepupunya. Sambil mengelus bahu gadis itu. Zayn tengah tertidur di kamar. Tadi selesai shalat Zuhur, Maika sedikit terkejut saat mendengar suara bel berbunyi. Lebih terkejut lagi saat mendapati Narisa yang menangis dengan penampilan begitu kacau. Pasalnya, sepupunya itu kalau menatap Maika saja begit

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD