Shazia baru saja mengantar Azril ke bandara, hari ini pria itu akan ke Singapura untuk menemui Faiz. Dia hanya bisa mengantar sampai bandara karena Azril hanya akan pergi beberapa hari. Di perjalanan pulang, dia singah di minimarket untuk membeli cokelat batangan dan beberapa bahan kue lain. Shazia berencana belajar membuat kue karena tidak ada yang bisa dia kerjakan ketika sampai di rumah nanti. Ketika sedang asyik memilih bahan-bahan kue seseorang tidak sengaja menyenggolnya. “Maafkan aku...Shazia?” Shazia langsung menoleh, dia melebarkan matanya dan langsung memeluk sosok pria yang berdiri di depannya itu. “Astaga, kamu dari mana saja Hans? Kenapa tidak mengabariku sama sekali?” Pria bernama Hans itu menguraikan pelukan mereka lalu membeli keperluan masing-masing dan memutuskan unt

