MLD 22 - Bath 21+

2050 Words

Shazia melihat cincin yang melingkar di jari manisnya, dia sedang beristirahat sejenak sebelum pergi untuk resepsi. Mereka baru saja melakukan foto dengan buku pernikahan. Dia tidak percaya hari ini benar-benar menjadi kenyataan, Shazia sangat bahagia karena di hari bahagianya banyak orang penting dihidupnya datang. Setidaknya, mereka bisa menyaksikan jika sekarang dia sudah bahagia. Shazia tidak berhenti tersenyum, dia menarik napas panjang lalu menghembuskannya sembari melihat orang berlalu-lalang di sampingnya. “Nak, makan dulu yuk sebelum resepsi.” Ucap Aisyah sembari memberikan piring berisi nasi dan lauk pauk. Shazia menerima piring itu dengan enggan, perutnya lapar tetapi euphoria kebahagiaannya hari ini membuatnya tidak ingin makan. Dia seperti ingin langsung pergi dan duduk d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD