MLD 43 - Baby twins

2000 Words

Shazia menarik dan menghembuskan napasnya perlahan. Dia mengelus perutnya dan berjalan menunggu kedatangan Azril. Sudah setengah jam dia mengabari Azril jika perutnya mengalami kontraksi. “Seharusnya sudah sampai sekarang, dia kemana?” tanya Shazia kepada dirinya sendiri. Dia menggigit bibir, menahan rasa sakit sekaligus rasa khawatirnya karena Azril belum juga sampai. Dia sejak tadi menghubungi Azril tetapi suaminya itu tidak kunjung mengangkat panggilannya. Tiba-tiba bel apartemennya berbunyi, Shazia langsung berjalan ke arah pintu. Dia terkejut ketika melihat David yang berada di luar bukannya Azril. Tetapi, Shazia tetap membukakan pintu. “Ayo ke rumah sakit, kamu sudah siapkan keperluan? Tasnya mana?” tanya David langsung masuk ke dalam. Mereka semakin dekat setelah dia memutuskan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD