31. Dandi's XGirlfriend [Bag. 6]

1287 Words

Harimau itu mengejarku. Kebuasannya tak perlu diragukan lagi. Dandi sangat menggairahkan saat marah begitu. Tentu saja aku berbalik, kabur ke arah belakang rumah. Untungnya aku sudah tahu posisi ruang di rumah ini, jadi aku berusaha melambatkannya saat menuju dapur. Dapur adalah surganya pisau. “Sayaang~” panggilnya ternyata sudah ada di belakangku. Aku berbalik sekilas, kulempar apapun yang ada di meja yang kulakui, vas bunga, remot, bingkai foto, asbak— apa saja demi membuatnya makin marah. Ketimbang melawan dengan gunting, lebih baik aku lari. Saat keningnya terkena pinggiran asbak keramik, dia berhenti. Aku menatapnya sejenak, ia muak, jadi kutertawakan— “Makanya jangan bohongi aku!” Aku membentaknya. Kemarahan masih menguasaiku. Dia mengejarku terus. Berbeda dengan tadi— dia se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD