Kehancuran

1709 Words

Pria yang biasa berpenampilan rapi, kini terlihat berantakan dan tidak terawat.Bulu-bulu halus mulai terlihat di area rahangnya, lingkar hitam di bawah mata pun terlihat jelas. Wajahnya pun terlihat muram. "Tuh, muka belum disetrika berapa hari, Bro?" tanya Ruri sedikit bercanda. Sudah beberapa hari ini wajah Randi terlihat sendu. Randi hanya melirik dan tersenyum sumir. Tak berniat menjawab pertanyaan Ruri. "Kayaknya masalahmu kali ini berat." Ruri kembali bersuara dengan mata terfokus pada layar laptop  "Hm." Randi hanya menimpali dengan dehaman. "Tumben nggak cerita." Randi terdiam, menimbang apakah ia harus menceritakan masalah kali ini pada pria penyuka tato itu. Ingin hercerita, tetapi ia malu karena selama ini dia tidak mendengarkan nasihat dari Ruri. "Alin menggugat cerai,"

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD