-Lelaki, ingatlah ketika wanita menangis karna dirimu. Tolong jangan sia-siakan dia. Mungkin karna keputusanmu, kamu merusak hidupnya.- 3 tahun setelah hari itu Daffa mengancingkan seragam putihnya dengan mandiri. Sedangkan Diffa sedang dikepang oleh Nara. Adiknya itu memang senang sekali dikepang. Daffa tersenyum lalu menyisir rambutnya didepan cermin. Ganteng. "Bunda sarapan abang pakai telor ceplok kan?" Tanya Daffa. Ia duduk dikursi makan, sembari membenarkan letak dasi merahnya yang miring. "Iya itu punya abang udah bunda siapin!" Yap, Daffa dan Diffa sudah berusia 7 tahun. Anak-anaknya semakin dewasa dan mengerti. Diffa juga disekolahkan disekolah yang sama seperti Daffa. Ia hanya tak ingin anaknya merasa bahwa dirinya berbeda. 3tahun yang lumayan berat untuk Nara. Setelah har

