Bu Tina beserta suaminya -pak Rahardi- sedang meminum teh bersama dipagi hari. Kegiatan yang sering kali dilakukan dirumah ini. Nara turun dari tangga sembari menggandeng tangan kedua anaknya. Daffa berlari, lalu memeluk pak Rahardi. "Kakek anteee!" Kata Daffa. Pak Rahardi tersenyum lalu membawa Daffa ke pangkuannya. Menciumnya dengan sayang. Selayaknya Daffa adalah cucunya. "Kangen gak sama kakek?" Tanya pak Rahardi. "Kangen bangettt!" Balas Daffa sembari memeluk leher pak Rahardi membuat pri berumur 50 tahun itu terkekeh lalu mencium pipi Daffa. "Adek Diffa mau duduk sini gak?" Tawar Rahardi. Diffa tersenyum lucu lalu menggeleng. Tangannya menunjuk Nara sambil menyenderkan kepalanya di d**a Nara. Seolah faham, pak Rahardi pun langsung tersenyum meledek. "Huu mentang-mentang ada Bund

