-Yang dipegang oleh laki-laki adalah janjinya. Ketika dia ingkar, dia melukai 2 hal; perempuan dan harga dirinya.- Nara menghapus air matanya lalu mengajak Daffa untuk segera beranjak. "Daffa ayo kita berangkaat," kata Nara. Daffa menghampiri Nara dengan alis yang tertaut. "Kok gak sama ayah bun?" "Kita berdua aja ya?" "Kok beldua? Ayah gak ikut bun?" Nara menggeleng, lalu memeluk Daffa. "Enggak sayang. Kita berdua aja gapapa ya?" "Yaudah gapapa bundaa," kata Daffa. Daffa memeluk Nara ketika dilihatnya bunda kesayangannya itu menangis. Daffa yakin ayahnya menyakiti bundanya. Sebab, bunda pernah berkata bahwa "seorang yang menangis karena sudah mendapat luka dari seseorang yang lain" dan Daffa yakin, ayahnya penyebab ini semua. "Bunda jangan nangis, ada Daffa disini." Nara semakin

