Ngidam

1869 Words

"Kamu jaga diri kamu baik-baik! Jika dia memperlakukanmu dengan buruk, ayah akan membunuhnya!" ucap Tuan Burhan tersenyum dan mencium kening Maria setelah gadis itu mencium punggung tangan ayahnya. Mendengar hal itu, Maria hanya tersenyum menanggapi ayah angkatnya itu. Setelah berpamitan, ayahnya kini sudah tidak nampak lagi dari pandangan Maria. Dia berbalik melihat Nana yang tengah duduk menopang dagunya di atas meja sembari menatap cake dan jus yang Maria makan tadi. Dia mengangkat sebelah alisnya dan berjalan menghampiri Nana. "Kamu mau cake kah?" Maria duduk di kursi berhadapan dengan suaminya. Nana hanya diam, dia masih melihat makanan yang ada di hadapannya juga istrinya yang terheran padanya. "Hmmm, ya sudah. Aku mau ke dalam saja," tambah Maria. "Kau tidak pernah memintak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD